Peran Green Accounting dan Material Flow Cost Accounting dalam Pencapaian Sustainable Development Goals 13 dengan Environmental Performance sebagai Variabel Moderasi

Studi pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2023-2025

Authors

  • Dewi Nadillah Sunari Universitas Bina Bangsa
  • Rifki Armanda Universitas Bina Bangsa
  • Mochamad Fahru Komarudin Universitas Bina Bangsa
  • Novi Handayani Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.61132/menawan.v4i5.2594

Keywords:

Basic Materials Sector, Environmental Performance, Green Accounting, Material Flow Cost Accounting, Sustainable Development Goal 13.

Abstract

Perubahan iklim telah menjadi salah satu isu utama dalam agenda pembangunan berkelanjutan, karena emisi gas rumah kaca global mencapai 53,2 GtCO₂e pada tahun 2024 (EDGAR, 2025). Di Indonesia, pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 13 masih tertinggal dibandingkan beberapa negara di Asia Tenggara, yang menunjukkan adanya masalah yang memerlukan kajian lebih lanjut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Akuntansi Hijau dan Akuntansi Biaya Arus Material terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 13, dengan Kinerja Lingkungan sebagai variabel moderasi, pada perusahaan sektor bahan baku yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2023-2025. Studi ini menggunakan pendekatan asosiatif-kausal kuantitatif dengan sampel 27 perusahaan dan 81 observasi panel yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan EViews 13. Hasilnya menunjukkan bahwa, secara parsial, Akuntansi Hijau memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap SDG 13 (prob. 0,0001 < 0,05), sedangkan Akuntansi Biaya Aliran Material tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap SDG 13 (prob. 0,8564 > 0,05). Kinerja Lingkungan tidak memoderasi hubungan antara Akuntansi Hijau dan Akuntansi Biaya Aliran Material terhadap SDG 13, meskipun memiliki pengaruh langsung negatif dan signifikan terhadap SDG 13. Secara simultan, Akuntansi Hijau dan Akuntansi Biaya Aliran Material memiliki pengaruh signifikan terhadap SDG 13 (prob. 0,000 < 0,05), dengan R-squared yang disesuaikan sebesar 0,7807.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnyana, I. W., Adiputra, I. M., & Musmini, L. S. (2024). Pengaruh green accounting, profitabilitas, dan corporate social responsibility terhadap Sustainable Development Goals dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi: Studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 12(2), 288-301.

Astuti, D. (2024). APFSD 2024: Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 di Asia Pasifik. International NGO Forum on Indonesian Development. Diambil kembali dari https://infid.org/apfsd-2024-pencapaian-sustainable-development-goals-sdgs-2030-di-asia-pasifik/

Arum, L. S., & Farida. (2023). Pengaruh green accounting, environmental performance, material flow cost accounting (MFCA), dan environmental disclosure terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha, 31(2), 54-67.

Crippa, M., Guizzardi, D., Pagani, F., Banja, M., Muntean, M., et al. (2025). GHG emissions of all world countries—2025 report. Publications Office of the European Union. https://doi.org/10.2760/9816914

Damayanti, R. S., & Yanti, H. B. (2023). Pengaruh implementasi green accounting dan material flow cost accounting terhadap sustainable development. Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(1), 1257-1266.

Deegan, C. (2014). Financial accounting theory (4th ed.). Australia: McGraw-Hill Education.

Deomega, F. R., & Sari, B. (2025). Pengaruh green accounting, CSR, dan kinerja lingkungan terhadap SDGs 2030 pada perusahaan pertambangan tahun 2019-2023. IKRAITH-EKONOMIKA, 8(1), 103-113.

Dowling, J., & Pfeffer, J. (1975). Organizational legitimacy: Social values and organizational behavior. Pacific Sociological Review, 18(1), 122-136.

Fitrasari, R. A., & Mochtar. (2026). Pengaruh green accounting dan material flow cost accounting terhadap sustainability development goals (SDGs) dengan audit committee sebagai variabel moderasi. Journal of Islamic Finance and Accounting Research, 5(1), 88-102.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS (Edisi ke-10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2025). Pernyataan Standar Pengungkapan Keberlanjutan (PSPK) 1 dan 2.

International Sustainability Standards Board. (2023a). IFRS S1 general requirements for disclosure of sustainability-related financial information. IFRS Foundation.

International Sustainability Standards Board. (2023b). IFRS S2 climate-related disclosures. IFRS Foundation.

James, P. (1994). Business environmental performance measurement. Business Strategy and the Environment, 3(2), 59-67.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2024, 16 Januari). Pemerintah berhasil tekan 127,67 juta ton emisi GRK sektor energi. https://www.esdm.go.id

Kiuk, M. F., Angi, Y. F., & Kiak, N. T. (2025). Pengaruh implementasi green accounting, material flow cost accounting, dan environmental performance terhadap sustainable development. EKONOMIKA45: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan, 5(1), 70-84.

Kurniawan, R., & Fitranita, V. (2024). The effect of green accounting implementation, material flow cost accounting, environmental performance, and environmental disclosure on Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi, 26(1), 35-47.

Latifah, E., & Abdullah, R. (2022). Konsep green accounting untuk corporate social responsibility disclosure (CSR) perusahaan di Indonesia. JITAA: Journal of International Taxation, Accounting and Auditing.

Lestari, W., & Alim, M. (2022). Pengaruh green accounting dan material flow cost accounting (MFCA) terhadap sustainable development. Jurnal Digital Akuntansi, 2(2), 59-67.

May, S. P., Zamzam, I., Syahdan, R., & Zainuddin, Z. (2023). Pengaruh implementasi green accounting, material flow cost accounting, dan environmental performance terhadap sustainable development. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 7(3), 2506-2517.

Napitupulu, R. B., Simanjuntak, T. P., Hutabarat, L., Damanik, H., Harianja, H., Tobing, C. E., & Sirait, R. T. (2021). Penelitian bisnis: Teknik dan analisa data dengan SPSS-STATA-EViews (Edisi ke-1). Madenatera.

Pamungkas, I. D., Satata, D. P., & Raihan, M. R. (2024). Impact of corporate social responsibility between implementation of green accounting and Sustainable Development Goals (SDGs): A study on heavily polluting companies in energy and transportation and logistics sector in Indonesia. Journal of Lifestyle and SDGs Review.

Putri, A. S., Dianty, A., & Rusnendar, E. (2024). Pengaruh penerapan green accounting dan material flow cost accounting terhadap sustainable development dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi: Studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023.

Putri, N. K., & Dewi, L. G. (2025). Leverage, ownership concentration and organisational characteristics: Determinants of green accounting disclosure in Indonesia. E-Jurnal Akuntansi, 35(10), 1851-1865.

Ridwan, R., Riswandi, D., & Nopitasari. (2025). The effect of green accounting implementation, material flow cost accounting, environmental performance, and environmental disclosure on Sustainable Development Goals (SDGs). Proceedings of the 9th Global Conference on Business, Management and Entrepreneurship, 1015-1022.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2024). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

United Nations Statistics Division. (2025). Goal 13: Climate action. https://unstats.un.org/sdgs/report/2025/goal-13/

Wakil Presiden Republik Indonesia. (2024, October 7). Jauh lampaui target SDGs, Wapres tegaskan komitmen

Indonesia dalam pembangunan berkelanjutan. https://wapresri.go.id/jauh-lampaui-target-sdgs-wapres-tegaskan- komitmen-indonesia-dalam-pembangunan-berkelanjutan/

Waty, E. (2025). Implementation of green accounting as a corporate strategy in supporting the Sustainable Development Goals (SDGs). Dhana, 2(3), 13-18.

Widiawati, P., & Hidayati. (2024). Pengungkapan emisi karbon: Studi pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 9(3).

Wiguna, M., Hardi, Hariyani, E., & Safitri, D. (2023). Implementasi green accounting dan internal corporate governance strength terhadap sustainable development: CSR sebagai variabel moderasi. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 16(2), 383-391.

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Dewi Nadillah Sunari, Rifki Armanda, Mochamad Fahru Komarudin, & Novi Handayani. (2026). Peran Green Accounting dan Material Flow Cost Accounting dalam Pencapaian Sustainable Development Goals 13 dengan Environmental Performance sebagai Variabel Moderasi: Studi pada Perusahaan Sektor Bahan Baku yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2023-2025. MENAWAN : Jurnal Riset Dan Publikasi Ilmu Ekonomi, 4(5), 247–265. https://doi.org/10.61132/menawan.v4i5.2594

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.