Audit Lingkungan pada Industri Manufaktur Tahu
Studi Kasus Pengelolaan Limbah Produksi Tahu pada Pabrik Tahu Kuring Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.61132/menawan.v4i4.2450Keywords:
Environmental Audit, Liquid Waste, Small Medium Enterprises, Tofu Industry, Wastewater ManagementAbstract
Tofu-manufacturing companies play an important role in local economies and food supply chains, yet many established production facilities still lack a formal environmental management system. This study examines the environmental management practices of Pabrik Tahu Kuring, a well-established tofu manufacturing company located on Jalan Harapan Raya, Pekanbaru, Riau, which has operated continuously since 2012. Using a descriptive qualitative case-study method, data were collected through in-depth interviews with the company's management and field observation of the production site. The findings show that the company maintains a stable production output, supported by nine employees, and regularly supplies tofu for the Free Nutritious Meal (Makan Bergizi Gratis/MBG) program in addition to routine market orders. Solid waste in the form of tofu dregs (ampas) is sold to livestock farmers, whereas liquid waste is discharged directly into a nearby river through a pipe without any prior treatment or wastewater treatment installation (IPAL). Environmental checks have occasionally been conducted internally, but not by a formal, independent environmental audit team, and no complaints from residents have been recorded to date. The main operational obstacle is the inconsistent market absorption of tofu dregs. The study recommends that the company establish a structured, periodic environmental audit mechanism and install a proper wastewater treatment facility commensurate with its production scale.
Downloads
References
Adack, J. (2013). Dampak pencemaran limbah pabrik tahu terhadap lingkungan hidup. Lex Administratum, 1(3), 1-10.
Adi, W. B., dkk. (2022). Dampak Perkembangan Sentra Industri Tahu Tempe di Kelurahan Abian Tubuh Baru terhadap Kondisi Lingkungan. Jurnal Envirotek, 14(1), 90–97.
Asmawati, & Purnomo, Y. S. (2024). Sistem Moving Bed Biofilm Reactor Menggunakan Mikroalga dalam Menyisihkan Amonia (NH3-N) dan Fosfat (PO4) pada Air Limbah Tahu. Jurnal Serambi Engineering, 9(3).
Azmi, M., Edward, H. S., & Andrio, D. (2016). Pengolahan limbah cair industri tahu menggunakan tanaman Typha latifolia dengan metode constructed wetland. Jom FTEKNIK, 3(2), 1-8.
Bator, R. J., Bryan, A. D., & Schultz, P. W. (2011). Who gives a hoot?: Intercept surveys of litterers and disposers. Environment and Behavior, 43(3), 295-315.
Ghaisani, H., & Purnomo, Y. S. (2024). Kombinasi Proses Oxic dan Anoxic Menggunakan Metode Moving Bed Biofilm Reactor dalam Meremoval Parameter Pencemar pada Limbah Tahu. Jurnal Serambi Engineering, 9(4).
Hermawan, S., & Wibawa, A. (2022). Audit lingkungan di Indonesia dan pembelajaran dari Amerika Serikat dan Malaysia. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 8(2), 402–430.
Hermawan, S., & Wibawa, A. (2022). Audit Lingkungan di Indonesia dan Pembelajaran dari Amerika Serikat dan Malaysia.
Kurniawati, E., & Rachmanto, T. A. (2024). Penerapan Aerasi Intermittent pada Proses Biofilter Aerob untuk Mendegradasi COD dan Total Nitrogen Limbah Cair Domestik. Jurnal Ekologi Masyarakat dan Sains, 5(1), 10–19.
Masitho, D., Brata, B., & Suherman, D. (2021). Analisa kualitas limbah cair industri tahu dan strategi pengelolaan penanganan limbah cair industri tahu wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 10(1), 1-12.
Masitho, D., Mustopa, R., Brata, B., & Suherman, D. (2021). Analisa kualitas limbah cair industri tahu dan strategi pengelolaan penanganan limbah cair industri tahu wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 10(2), 410–415.
Nasir, M., Rolia, E., & Amran. (2015). Pengelolaan limbah cair industri tahu dan dampaknya terhadap lingkungan. Jurnal Tapak, 5(1), 83-88.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2013 tentang Audit Lingkungan Hidup.
Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 15 Tahun 2008 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Usaha dan/atau Kegiatan Pengolahan Kedelai.
Putri, A. R. Y., Kanaya, I. K. K., Oei, M. T., & Iskandar, P. R. (2022). Pelaksanaan audit lingkungan beserta efisiensi peran BPK sebagai auditor lingkungan pada industri di Indonesia. Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains, 1(2), 180–187.
Putri, H. M., Saraswati, S. P., & Mahathir, J. S. (2022). Penyisihan Material Organik dan Nitrogen dengan Proses Aerasi Menggunakan Microbubble Generator (MBG) pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Asrama. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 127–138.
Riardi, D. P., & Syarifuddin, I. (2017). Identifikasi cemaran air limbah industri tahu di Kota Ambon. Jurnal Kementerian Perindustrian, 6(2), 45-53.
Rizki, A. M., & Jawwad, M. A. S. (2023). Analisis Prinsip-Prinsip Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH). INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 2(2), 279–287.
Samsudin, W., Selomo, M., & Natsir, M. F. (2018). Pengolahan limbah cair industri tahu menjadi pupuk organik cair dengan penambahan effective microorganism-4 (EM-4). Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(2), 190-197.
Sugiharto. (1987). Dasar-dasar pengelolaan air limbah. UI Press.
Sulistia, S., & Septisya, A. C. (2020). Analisis kualitas air limbah domestik perkantoran. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 12(1), 41-57.
Tenriwaru, T., & Alfishyhar, P. (2023). Audit Lingkungan di Kawasan Pesisir Pantai: Studi Kasus Pulau Lae-Lae dan Tanjung Bayang. Jurnal Buana Akuntansi.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Wibowo, M. A., & Rachmanto, T. A. (2021). Kombinasi Tangki Aerasi dan Upflow Biofilter dalam Mendegradasi Bahan Organik (BOD, TSS, TDS) Limbah Cair Industri Tempe. Envirous, 2(1), 27–35.
Yulianto, R., Prihanto, R. L., Redjeki, S., & Iriani. (2020). Penurunan kandungan COD dan BOD limbah cair industri tahu dengan metode ozonasi. ChemPro Journal, 1(1), 1-7.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MENAWAN : Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






