Integrasi Zakat dan Wakaf dalam Program Petani Sejati LAZ Al Azhar di Wilayah Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.61132/santri.v4i5.2682Keywords:
Farmer Empowerment, LAZ Al Azhar, Petani Sejati Program, Productive Waqf, Productive ZakatAbstract
The agricultural sector plays a vital role in employment and national food security, yet many underprivileged farmers remain constrained by limited access to Sharia-compliant financing, productive land, technology, and dependence on middlemen. This study examines the implementation of the Petani Sejati empowerment program by LAZ Al Azhar in West Java, the integration of zakat and waqf, and its economic and institutional effectiveness. Using a qualitative descriptive-analytical approach, data were collected through structured interviews, purposive sampling, documentation, literature review, and field observations involving LAZ Al Azhar management, Dasamas, and assisted farmer groups in Bandung, Sumedang, Tasikmalaya, and Cianjur. The findings show that the program is implemented through beneficiary identification, facilitator placement, farmer group formation, productive asset provision, and intensive mentoring. Productive zakat supports basic needs, interest-free revolving capital, seeds, and fertilizers, while waqf finances long-term productive assets such as farmland, irrigation, tractors, Farmer Learning Centers, and Rice Milling Units. This integrated model reduces production costs, eliminates land rental expenses, decreases dependence on middlemen, strengthens integrated supply chains, and improves agricultural productivity, net income, and farmer-group self-reliance. Overall, zakat-waqf integration contributes to more sustainable farmer empowerment and welfare by combining short-term productive support with long-term institutional and asset development effectively.
Downloads
References
A’yuni, I. Q. (2018). Pola kelola wakaf dalam upaya pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren (Studi wakaf pertanian ubi pada Lembaga Wakaf Ansor). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.
Adam, M., Meuraxa, R. A., & Harahap, I. (2022). Model implementasi peran wakaf terhadap sektor pertanian dalam membangun negara. Jurnal Ekonomi Keuangan dan Kebijakan Publik, 4(2), 24–29. https://doi.org/10.30743/jekkp.v4i2.6423
Afidesta, A. R., et al. (2025). Efektivitas zakat produksi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi mustahik di masa kini. BENEFIT: Journal of Business, Economics, and Finance, 3(2), 2001–2017. https://doi.org/10.70437/benefit.v3i2.1357
Al Faizin, A. W., & Akbar, N. (2018). Tafsir ekonomi kontemporer: Menggali teori ekonomi dari ayat-ayat Al-Qur’an. Gema Insani.
Al Fajari, A. (2025). Model pengembangan wakaf produktif melalui pembiayaan pertanian sektor pertanian (Studi kasus: Yayasan Wakaf Perguruan Ta’allumul Huda Bumiayu) [Skripsi sarjana, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri].
Alam, A., & Andieny, F. M. (2024). Peranan zakat dan wakaf dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Badan Amil Zakat Nasional. (2022). Indikator pemetaan potensi zakat Indonesia. BAZNAS Pusat.
Badan Pusat Statistik. (2023). Laporan perekonomian dan tenaga kerja sektor pertanian Indonesia. BPS.
Kasdi, A. (2021). Fiqih wakaf: Dari wakaf klasik hingga wakaf produktif. Idea Press.
Muhibuddin, et al. (2025). Fikih zakat dalam perspektif hukum positif di Indonesia. Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Jenderal Bimas Islam.
Padial, N. N., Hidayat, R., & Nurzaman, M. S. (2024). Pendayagunaan zakat produktif pada program Desa Tani LAZ Dompet Dhuafa. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 8(1), 45–58.
Pakpahan, T. H., et al. (2024). Konsep pemberdayaan masyarakat. CV HEI Publishing Indonesia.
Rohim, A. N. (2024). Integrasi zakat dan wakaf untuk pemberdayaan masyarakat di wilayah perdesaan. Jurnal Filantropi Islam, 5(2), 112–125.
Sahir, S. H. (2022). Metodologi penelitian. KBM Indonesia.
Saripudin, U. (2017). Model pemberdayaan ekonomi petani berbasis zakat, infak, sedekah dan wakaf. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 3(1), 89–104.
Sugianto, Y. (2023). Pemberdayaan petani melalui pendampingan berkelanjutan berbasis lembaga amil zakat. Jurnal Manajemen Agribisnis, 11(3), 201–215.
Sulistiyani, T. A. (2017). Kemitraan dan model-model pemberdayaan. Gava Media.
Wilanti, Y. S., Abdillah, W., & U., B. (2024). Pengembangan model ekosistem pembiayaan pertanian berkelanjutan. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Zen, M., & Fadilah, N. (2024). Urgensi zakat dan waqaf dalam pembangunan ekonomi syariah kontemporer: The urgency of zakat and waqaf in contemporary sharia economic development. Jurnal Abdurrauf Law and Sharia, 1(2), 191–217. https://doi.org/10.70742/arlash.v1i2.104
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SANTRI : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






