Integrasi Akuntansi Pemerintahan dan Public Procurement dalam Penguatan Tata Kelola dan Nilai Manfaat Publik

Authors

  • Kiki Berlian Sari Universitas Tadulako
  • Ridwan Ridwan Universitas Tadulako
  • Muhammad Din Universitas Tadulako
  • Rudy Usman Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.61132/santri.v4i5.2750

Keywords:

Accountability, Government Accounting, Internal Control, Public Procurement, Transparency

Abstract

Government public procurement links budget planning with the provision of goods, services, and public infrastructure. From a government accounting perspective, procurement cannot be assessed solely by budget absorption, but also by the fairness of recording, reliability of reporting, and benefits delivered to society. This article analyzes the relationship between government accounting and public procurement, the accounting implications at each procurement stage, and governance risks, using a literature-based and conceptual analysis approach. The discussion indicates that integrating needs planning, budgeting, supplier selection, contract management, receipt verification, payment, asset/expense recognition, and financial statement disclosure is a prerequisite for accountable procurement. As a conceptual synthesis, this article proposes a procurement–accounting integration framework that positions public procurement as an integral subsystem of public financial management, tightly linked with accrual-based recognition, measurement, and reporting. Procurement digitalization can strengthen audit trails, yet its effectiveness depends on data quality, staff competence, and internal controls. The article recommends segregation of duties, cross-system reconciliation, outcome-based performance measurement, and information disclosure while respecting confidentiality provisions.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bastian, I., Nurlela, N., & Suharmanto, S. (2022). Implementation of accrual-based government accounting in Indonesia: Challenges and opportunities. Journal of Asian Finance, Economics and Business, 9(4), 215–226. https://doi.org/10.13106/jafeb.2022.vol9.no4.0215

Boardman, A. E., Greenhill, D., & Vining, A. R. (2022). Cost-benefit analysis: Concepts and practice (5th ed.). Cambridge University Press.

Boyne, G. A., Jenkins, G., & Poister, T. (2021). Whole-life costing and value for money in public sector procurement. Financial Accountability & Management, 37(3), 289–307. https://doi.org/10.1111/faam.12289

Chen, L., & Wang, Y. (2024). Cybersecurity risks in e-procurement systems: A study of internal control weaknesses. Government Information Quarterly, 41(1), 101–118. https://doi.org/10.1016/j.giq.2024.101678

Ferraz, C., Finan, F., & Moreira, D. (2022). E-procurement and government accountability: Evidence from Brazilian municipalities. Journal of Public Economics, 208, 104–121. https://doi.org/10.1016/j.jpubeco.2022.104621

Hidayat, R., & Sari, D. (2023). Substansi transaksi dan penerapan standar akuntansi pemerintahan pada pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 20(1), 78–95. https://doi.org/10.22146/jaki.78901

Jones, R., & Pendlebury, M. (2020). Public sector accounting: Principles and practice (7th ed.). Pearson Education.

Juliyanti, W. (2025). Does e-government maturity enhance transparency and public accountability in local government finance? Jurnal Ekonomi dan Pemerintahan, 12(1), 45–62.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (n.d.). Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum: Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. https://jdih.kemenkeu.go.id/

Lantowa, F. D., & Ntuiyo, I. (2026). Procurement of goods and services and supervision on government financial performance: Identifying the integration gap. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 10(1), 33–48. https://doi.org/10.24912/ja.v30i1.3522

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. (n.d.). Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum LKPP: Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 dan perubahan terkait. https://jdih.lkpp.go.id/

Puspitasari, D., & Nugroho, A. (2024). Klasifikasi belanja modal dan beban operasional pada pemerintah daerah: Analisis kesalahan dan implikasinya. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, 11(1), 34–50. https://doi.org/10.32694/jrap.v11i1.5678

Rahayu, S., & Santoso, B. (2023). Tantangan penerapan whole-life costing dalam pengadaan pemerintah daerah di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Akuntansi Publik, 17(2), 156–172. https://doi.org/10.18196/jmap.2023.00156

Rembet, I. S. K. (2025). Perlakuan akuntansi belanja barang dan jasa pada pemerintah daerah: Tantangan integrasi basis akrual dan siklus pengadaan. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, 8(1), 22–35.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.

Republik Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

Republik Indonesia. (2010). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Republik Indonesia. (2025). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Saputra, I., & Dewi, N. (2024). Evaluasi pascapengadaan dan akuntabilitas substantif pada pemerintah provinsi di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 28(1), 67–84. https://doi.org/10.20885/jaai.vol28.iss1.art5

Sholeh, M., et al. (2024). Penerapan good governance pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah: Tinjauan literatur dan celah penelitian. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 6(2), 112–125.

Suharti, I. H., et al. (2023). Pengaruh perencanaan anggaran, sumber daya manusia, dan pengadaan barang/jasa terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Universitas, 15(1), 45–60. https://doi.org/10.61132/rimba.v1i4.317

Suryautami, S. A. A., et al. (2026). Transformasi pengaturan kerja sama operasi dan harmonisasi standar akuntansi pemerintahan. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 12(1), 55–72.

Thai, K. V. (2021). Public procurement as an instrument of public policy: A conceptual framework. Journal of Public Procurement, 21(2), 145–168. https://doi.org/10.1108/JOPP-09-2020-0072

Wijaya, T., & Kusumawardani, R. (2024). Pengakuan aset tetap dan keandalan neraca pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 26(1), 89–106. https://doi.org/10.22146/jak.89012

Downloads

Published

2026-10-21

How to Cite

Kiki Berlian Sari, Ridwan, R., Muhammad Din, & Rudy Usman. (2026). Integrasi Akuntansi Pemerintahan dan Public Procurement dalam Penguatan Tata Kelola dan Nilai Manfaat Publik. SANTRI : Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 4(5), 235–254. https://doi.org/10.61132/santri.v4i5.2750

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.