Analisis Strategi Sosialisasi pada Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Fakultas Ekonomi Universitas Al-Ghifari Bandung

Authors

  • Peri Purnama Universitas Teknologi Digital
  • Sigit Djalu Purwoko Universitas Teknologi Digital
  • Eka Purwanda Universitas Teknologi Digital

DOI:

https://doi.org/10.61132/anggaran.v4i3.2512

Keywords:

Higher Education Marketing, Qualitative Case Study, Recognition of Prior Learning, Socialization Strategy, Word-of-Mouth

Abstract

This study aims to analyze the socialization strategy implemented by the Faculty of Economics, Universitas Al-Ghifari Bandung, for its Recognition of Prior Learning (RPL) program, in order to reach prospective students across diverse societal segments and to increase student enrollment. Using a descriptive qualitative method with a case-study design, data were collected through in-depth semi-structured interviews with six informants (one key informant, two main informants, and three involved informants), field observation, and documentation, and were validated through source, method, and time triangulation. Data were analyzed using the six-phase thematic analysis framework of Braun and Clarke (2022). The results show that the increase in RPL enrollment from 26.67% to 82.86% of the target over three academic years (2023/2024–2025/2026) was driven primarily by an informal channel the study terms faculty-mediated word-of-mouth, rather than by the institution’s formal socialization strategy, which remains passive and unsegmented. The study further finds that existing institutional capital, such as a proven partnership with a local government agency, has not been systematically replicated, and identifies a disjunction between informants’ high individual satisfaction and the institution’s own assessment that the socialization system as a whole remains ineffective, a pattern explained by survivorship bias in the sampling of involved informants. Based on these findings, the study proposes a set of prioritized, actionable recommendations to formalize the faculty network, replicate proven institutional visits, and build a segmented, hybrid socialization strategy for the RPL program.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sosialisasi yang diterapkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Al-Ghifari Bandung pada Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dalam menjangkau calon mahasiswa dari berbagai segmen masyarakat guna meningkatkan jumlah mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap enam informan (satu informan kunci, dua informan utama, dan tiga informan terlibat), observasi lapangan, dan studi dokumentasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Analisis data dilakukan dengan analisis tematik mengikuti kerangka enam fase Braun dan Clarke (2022). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan capaian penerimaan mahasiswa RPL dari 26,67% menjadi 82,86% selama tiga tahun akademik (2023/2024–2025/2026) lebih didorong oleh saluran informal yang dalam penelitian ini diistilahkan sebagai faculty-mediated word-of-mouth, bukan oleh strategi sosialisasi formal institusi yang masih bersifat pasif dan tidak tersegmentasi. Penelitian juga menemukan bahwa modal kelembagaan yang sudah ada, seperti kemitraan yang telah terbukti efektif dengan salah satu instansi pemerintah, belum direplikasi secara sistematis, serta teridentifikasi disjungsi antara kepuasan individual informan yang tinggi dan penilaian institusi bahwa sistem sosialisasi secara keseluruhan belum efektif, sebuah pola yang dijelaskan oleh survivorship bias dalam pengambilan sampel informan terlibat. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan sejumlah rekomendasi berjenjang prioritas untuk memformalkan jejaring dosen, mereplikasi model kunjungan institusi yang telah terbukti berhasil, serta membangun strategi sosialisasi yang tersegmentasi dan berbasis hybrid marketing bagi Program RPL.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.

Argyris, C., & Schön, D. A. (1996). Organizational learning II: Theory, method, and practice. Addison-Wesley.

Ariyanto. (2023). Manajemen pemasaran jasa pendidikan tinggi. Penerbit Rajawali Pers.

Braun, V., & Clarke, V. (2022). Thematic Analysis: A Practical Guide. SAGE Publications.

Chapman, D. W. (1981). A model of student college choice. The Journal of Higher Education, 52(5), 490–505.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2022). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Teknologi, R. (2024). Ditjen Diktiristek Sosialisasikan Petunjuk Teknis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). In Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kemdiktisaintek.go.id/news/article/ditjen-diktiristek-sosialisasikan-petunjuk-teknis-rekognisi-pembelajaran-lampau-rpl

Dwika, G. C. S., & others. (2025). Pendekatan planning as social learning dalam pemberdayaan organisasi dan masyarakat. Nusantara Hasana Journal, 4(8).

Elimar, T., Lestari, A. A., Susyanti, S., Fitri, M. R., & Fatmayanti, E. (2024). Hybrid marketing dalam pendidikan tinggi: Studi efektivitas sosialisasi online dan offline terhadap minat mahasiswa baru. Room of Civil Society Development, 4(1), 211–221.

Guest, G., Bunce, A., & Johnson, L. (2006). How Many Interviews Are Enough? An Experiment With Data Saturation And Variability. Field Methods, 18(1), 59–82. https://doi.org/10.1177/1525822X05279903

Hasan, M., Hakim, L., & Sulaiman, A. R. (2025). Integrated marketing communication dalam pemasaran jasa pendidikan tinggi: Konsep dan implementasi. Jurnal Komunikasi Pemasaran Indonesia, 8(1), 1–18.

Kementerian Pendidikan Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, K. (2024). Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 91/E/KPT/2024 tentang Petunjuk Teknis Rekognisi Pembelajaran Lampau pada Perguruan Tinggi yang Menyelenggarakan Pendidikan Akademik. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://jdih.unnes.ac.id/web/view/a03635b0-9034-401e-8699-fd339eda1f17

Kementerian Pendidikan Tinggi dan Teknologi Republik Indonesia, S. (2025). Dirjen Dikti: Perlu Strategi Nasional untuk Tingkatkan Akses Pendidikan Tinggi. In Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kemdiktisaintek.go.id/news/article/dirjen-dikti-perlu-strategi-nasional-untuk-tingkatkan-akses-pendidikan-tinggi

Kementerian Pendidikan Tinggi dan Teknologi Republik Indonesia, S. (2026a). Wamendiktisaintek Dorong Lulusan Kampus untuk Persiapkan Diri Hadapi Tantangan Masa Depan. In Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kemdiktisaintek.go.id/en/news/article/wamendiktisaintek-dorong-lulusan-kampus-untuk-persiapkan-diri-hadapi-tantangan-masa-depan

Kementerian Pendidikan Tinggi dan Teknologi Republik Indonesia, S. (2026b). Wamendiktisaintek Fauzan Dorong Pola Pikir Adaptif dalam Tata Kelola Perguruan Tinggi. In Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kemdiktisaintek.go.id/news/article/wamendiktisaintek-fauzan-dorong-pola-pikir-adaptif-dalam-tata-kelola-perguruan-tinggi

Kementerian Pendidikan Tinggi dan Teknologi Republik Indonesia, S. (2026c). Wamendiktisaintek Fauzan Dorong Transformasi Tridarma Pendidikan Tinggi, Hadirkan Kampus Berdampak. In Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kemdiktisaintek.go.id/en/news/article/wamendiktisaintek-fauzan-dorong-transformasi-tridarma-pendidikan-tinggi-hadirkan-kampus-berdampak

Kotler, P., Armstrong, G., & Balasubramanian, S. (2024). Principles of marketing (18th ed.). Pearson Education.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2023). Marketing Management (16th ed.). Pearson.

Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2022). Marketing Management (16th ed.). Pearson.

Ma’ruf, M. F., Said, A., Mindarti, L. I., Putra, F., & Esmael, S. T. E. (2024). Analysis Evaluation of Intergovernmental Cooperation in Recognition of Prior Learning (RPL) Program in Bojonegoro Regency, Indonesia. JPSI (Journal of Public Sector Innovations), 9(1), 34–48. https://doi.org/10.26740/jpsi.v9n1.p34-48

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2023). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Nurhadiyanto, D., Mihardi, A. P., Ariyanti, N. A., & Yulianti, E. (2025). Sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) UNY kepada Diaspora di Prefecture Yamaguchi, Jepang. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA, 9(1), 36–40. https://doi.org/10.21831/jpmmp.v9i1.78346

Rahmadani, I., & Haryono, S. (2022). Kualitas konten media sosial dan niat memilih perguruan tinggi. Jurnal Riset Komunikasi, 5(1), 12–25.

Rangkuti, F. (2023). Strategi promosi yang kreatif dan analisis kasus integrated marketing communication. PT Gramedia Pustaka Utama.

Safar, I., Hidayat, A., Nurdin, N., Djafar, J. S., Haritza, D., & Riyadi, S. (2024a). Peningkatan kualitas sumber daya manusia: Program rekognisi pembelajaran lampau menjaga kualitas dengan petunjuk teknis yang berbasis mutu. Celebes Journal of Community Services, 3(2), 56–64.

Safar, I., Hidayat, A., Nurdin, N., Djafar, J. S., Haritza, D., & Riyadi, S. (2024b). Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia: Program Rekognisi Pembeljaran Lampau Menjaga Kualitas Dengan Petunjuk Teknis Yang Berbasis Mutu. Celebes Journal of Community Services, 3(2), 39–44. https://doi.org/10.37531/celeb.v3i2.1656

Sarumaha, Y. A. (2026). Transformasi Sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Lingkungan Kampus melalui Penguatan Asesor dan Tata Kelola. Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.61476/gbe6ee43

Schiffman, L. G., & Wisenblit, J. (2019). Consumer behavior (12th ed.). Pearson Education.

Sugiyono. (2024). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.

Tarumingkeng, R. C. (2026). Membangun organisasi pembelajar: Strategi pengembangan SDM berkelanjutan.

Tjiptono, F. (2023). Strategi pemasaran (5th ed.). Penerbit Andi.

Uli, N. Z., Siregar, R. A., & Hasibuan, L. S. (2025). Hybrid marketing dalam pendidikan tinggi: Studi efektivitas sosialisasi online dan offline terhadap minat mahasiswa baru. Room of Civil Society Development, 4(1), 211–221.

Widianti, Y. M., Haryono, B. S., & Anggaini, N. L. V. (2025). Recognition of Prior Learning: The CIPP Model in Early Childhood Teacher Education Program. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 29(1), 114–127. https://doi.org/10.21831/pep.v29i1.84077

Wijaya, D. (2023). Pemasaran jasa pendidikan. Penerbit Salemba Empat.

Yin, R. K. (2023). Case study research and applications: Design and methods (7th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-09-01

How to Cite

Peri Purnama, Sigit Djalu Purwoko, & Eka Purwanda. (2026). Analisis Strategi Sosialisasi pada Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Fakultas Ekonomi Universitas Al-Ghifari Bandung. Anggaran : Jurnal Publikasi Ekonomi Dan Akuntansi, 4(3), 184–204. https://doi.org/10.61132/anggaran.v4i3.2512

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.