Pemanfaatan Hasil Pertanian Desa melalui Edukasi dan Praktik Pengolahan Bayam Menjadi Mi Bayam Disertai Legalitas Usaha sebagai Produk Pangan Bernilai Ekonomis bagi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.61132/mengabdi.v4i3.2365Keywords:
Business Identification Number, Business Legality, Food Diversification, Spinach Noodles, Thematic KKNAbstract
Fluctuations in commodity prices during peak harvest seasons and weak post-harvest management create economic vulnerabilities for horticultural farmers in Kedung Pengawas Village, Bekasi Regency. Additionally, local informal micro-businesses face structural barriers due to a lack of formal business legality. This thematic community service program aimed to empower the community through food product diversification and business legality acceleration. The program implemented a multidisciplinary participatory action approach involving 20 active partners, including PKK driving cadres, women farmers, and local youth. Key interventions integrated educational socialization on nutrition, interactive training to process raw spinach into healthy spinach noodles with crispy kangkung toppings, and direct counseling via the KKN Law Clinic. The program findings demonstrated a significant cognitive improvement in functional food utilization, with the developed noodles successfully passing organoleptic evaluations for their ideal chewy texture and savory taste. Furthermore, the law clinic successfully issued and delivered 10 official Business Identification Numbers via the Online Single Submission portal. Ultimately, this initiative carries strong implications for transforming informal village actors into law-abiding, economically resilient, and creative food entrepreneurs.
Downloads
References
Anwar, K., Rosyidi, A., & Hermawan, B. (2022). Diversifikasi produk pangan berbasis hortikultura sehat melalui pelatihan pembuatan mi sayur di tingkat rumah tangga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pangan, 4(1), 12–20.
Astawan, M. (2021). Kandungan gizi dan manfaat kesehatan sayuran hortikultura (Buku acuan dasar). Gramedia Pustaka Utama.
Fadlan, M., Siregar, R., & Lubis, S. (2021). Penyuluhan pentingnya legalitas usaha bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa Suka Maju. Jurnal Pengabdian Hukum Masyarakat, 3(2), 88–95. https://doi.org/10.33474/jp2m.v2i3.13365
Fitriani, A., & Hartono, R. (2023). Pendampingan pembuatan nomor induk berusaha (NIB) melalui sistem OSS RBA bagi pengrajin kuliner rumahan. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi Desa, 5(3), 210–219.
Handayani, S. (2022). Inovasi pengolahan sayuran menjadi camilan krispi bernilai jual tinggi pada kelompok wanita tani. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Masyarakat, 6(2), 101–109.
Hayati, R., & Sholihah, M. (2022). Analisis manajemen pascapanen pertanian sayur di wilayah penyangga industri. Jurnal Agribisnis Komunitas, 7(1), 34–42.
Hidayat, T., & Rahmawati, E. (2022). Akselerasi digitalisasi perizinan usaha mikro melalui aplikasi online single submission di pedesaan. Jurnal Administrasi Publik dan Pemberdayaan, 4(2), 143–152.
Kusuma, A. P., Wardani, K., & Baskoro, A. (2021). Diversifikasi sayur kangkung menjadi topping makanan komersial guna meningkatkan pendapatan keluarga. Jurnal Inovasi Pangan Lokal, 3(4), 76–83.
Lestari, P. (2021). Edukasi gizi pangan fungsional melalui inovasi pembuatan mi hijau ekstrak sayuran bagi anak usia dini. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 9(2), 115–123.
Nasution, H., Azhari, M., & Putri, D. (2023). Klinik hukum KKN: Pendampingan kolektif pembuatan NIB guna mendukung legalitas wirausaha sektor informal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Hukum, 5(1), 45–54.
Nugroho, S., & Rahayu, W. (2023). Pelatihan pembuatan mi kering berbahan dasar bayam (Amaranthus tricolor L.) sebagai produk pangan bernilai ekonomis. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Agrosains, 6(2), 167–175.
Pratama, A., & Wijaya, C. (2023). Hilirisasi hasil pertanian hortikultura rumah tangga melalui pendekatan aksi partisipatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi, 3(3), 289–298.
Pratama, R., Saputra, D., & Amelia, R. (2025). Strategi penguatan usaha mikro desa melalui posko asistensi perizinan usaha berbasis risiko. Jurnal Pemberdayaan Hukum dan Ekonomi, 7(1), 15–25.
Ramadhan, F., & Sari, N. (2022). Hambatan struktural UMKM pedesaan dalam mengakses pasar modern: Analisis legalitas formal usaha. Jurnal Hukum Dagang dan Wirausaha, 4(3), 301–311.
Sanjaya, M., Utomo, P., & Lestari, D. (2021). Kesenjangan literasi digital dan kendala pendaftaran perizinan OSS pada pelaku usaha mikro di desa. Jurnal Komunikasi dan Pemberdayaan, 2(2), 112–120.
Setiawan, B. (2023). Pengaruh kepemilikan nomor induk berusaha (NIB) terhadap kredibilitas usaha dan akses finansial UMKM. Jurnal Manajemen Bisnis dan Akuntansi, 11(2), 190–199. https://doi.org/10.37676/ekombis.v11i2.6820
Suryani, E., Ningrum, R., & Hartati, S. (2020). Diversifikasi pangan berbasis potensi lokal melalui inovasi pembuatan mi sehat kaya serat. Jurnal Teknologi Pangan Komunitas, 2(1), 54–61. https://doi.org/10.35334/borneo_saintek.v3i2.1670
Utami, T., & Saputra, E. (2024). Pemanfaatan sayuran hijau menjadi topping krispi inovatif pada produk pangan sekunder. Jurnal Kuliner Ekonomi Kreatif, 5(1), 33–41.
Wahyudi, I., Arifin, Z., & Kurniawan, H. (2021). Optimalisasi pemanfaatan pertanian desa guna peningkatan kesejahteraan petani lokal. Jurnal Pengabdian Agraris, 5(2), 202–211.
Wijaya, K., & Putri, L. (2024). Efektivitas pendampingan door-to-door dalam pembuatan legalitas usaha mikro melalui OSS. Jurnal Pengabdian Sosial Pedesaan, 6(1), 57–65.
Wulandari, S., Hartati, M., & Kusuma, H. (2022). Penerapan perizinan berusaha berbasis risiko melalui online single submission (OSS) bagi pelaku UMKM. Jurnal Hukum Administrasi Negara, 8(4), 225–234.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




